Lazisnu Jatim Salurkan 200 Menu Buka Puasa untuk Warga Aceh Tamiang

Rabu, 25 Februari 2026 | 09:41:18 WIB
Lazisnu Jatim Salurkan 200 Menu Buka Puasa untuk Warga Aceh Tamiang

JAKARTA - Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Provinsi Jawa Timur terus menyalurkan bantuan makanan berbuka puasa kepada masyarakat terdampak bencana di Desa Banai, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, 24 Februari 2026. Program ini menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan selama bulan Ramadan melalui operasional dapur umum di sejumlah lokasi terdampak.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan melibatkan tim dapur umum Lazisnu Jatim yang setiap hari mendistribusikan ratusan porsi makanan bagi warga yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana. Bantuan makanan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan berbuka puasa sekaligus meringankan beban masyarakat yang masih berada dalam kondisi pemulihan.

Selain menyediakan makanan berbuka, dapur umum juga menyiapkan makanan sahur agar kebutuhan konsumsi warga dapat terpenuhi secara lebih merata selama Ramadan.

Distribusi Menu Buka Puasa untuk Warga

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Provinsi Jawa Timur membantu proses distribusi menu makanan untuk buka puasa di Desa Banai Aceh Tamiang, Selasa, 24 Februari 2026.

Ahmad Syaiful Tim Dapur Umum Lazisnu Jatim mengatakan, titik dapur umum didirikan di empat titik antara lain Desa Kota Lintang Bawah, Desa Banai, Desa Menanggini dan di wilayah Aceh Timur.

Syaiful menyebutkan, logistik bahan pokok untuk dapur umum akan dipenuhi sampai bulan Ramadan selesai.

“Dapur umum Lazisnu Jatim akan dibuka sampai Ramadan selesai,” ujarnya.

Kehadiran dapur umum ini merupakan bagian dari upaya memastikan warga terdampak tetap mendapatkan akses makanan selama bulan puasa berlangsung.

Ratusan Porsi Disiapkan Setiap Hari

Dia menjelaskan, setiap harinya dapur umum akan mendistribusikan 200 porsi untuk buka puasa dan 200 untuk sahur guna meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

Dengan jumlah tersebut, ratusan warga dapat menikmati makanan yang disediakan relawan setiap hari. Program ini juga diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pangan akibat kerusakan pascabencana.

“Tinggal dapur umum di Aceh Timur yang akan segera kami aktivasi dan bisa beroperasi memasak makanan,” jelasnya.

Operasional dapur umum dilakukan secara bertahap dengan mengaktifkan sejumlah titik layanan agar distribusi bantuan dapat berjalan lebih efektif.

Dapur Umum di Empat Lokasi

Pendirian dapur umum di empat titik dilakukan agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga terdampak bencana. Lokasi tersebut meliputi Desa Kota Lintang Bawah, Desa Banai, Desa Menanggini, serta satu titik di wilayah Aceh Timur.

Keberadaan dapur umum menjadi salah satu bentuk dukungan logistik bagi masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi setelah bencana.

Selain memasak dan membagikan makanan, relawan juga membantu memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke lokasi tempat tinggal warga yang membutuhkan.

Kondisi Desa Masih Terdampak Bencana

Untuk diketahui, banjir bandang sempat menerjang Desa Banai, Kecamatan Karangbaru, Kabupaten Aceh Tamiang yang menyisakan kerusakan hingga kini.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah rumah warga tampak rusak parah, sebagian lainnya masih dipenuhi lumpur dan material sisa banjir yang ketinggiannya disebut-sebut hampir menyentuh atap rumah.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga masih membutuhkan bantuan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari. Kehadiran dapur umum Lazisnu Jatim menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat bertahan selama masa pemulihan berlangsung.

Melalui program distribusi makanan berbuka puasa dan sahur ini, diharapkan warga terdampak bencana dapat menjalani bulan Ramadan dengan lebih tenang meski masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Terkini