JAKARTA - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) terus mendorong percepatan transformasi jaringan 5G di Indonesia melalui implementasi 5G-Advanced (5G-A) Intelligent Core Network.
Teknologi ini diklaim lebih hemat energi, sekaligus siap menopang traffic data yang terus meningkat seiring digitalisasi layanan.
Perseroan mengadopsi arsitektur core network berbasis cloud-native yang dipadukan kecerdasan artifisial (AI). Tujuannya adalah mengotomatisasi operasi jaringan dan meningkatkan efisiensi di semua lapisan infrastruktur.
Salah satu keunggulannya adalah penghematan energi di jaringan inti dan radio, tanpa mengorbankan kualitas pengalaman pengguna, terutama di kota-kota yang sudah terlayani XL Ultra 5G+ dengan konsep blanket coverage di 33 kota/kabupaten.
Indikator teknis dari implementasi 5G-A menunjukkan bahwa fitur Green 5G Core mampu meningkatkan efisiensi energi di seluruh siklus jaringan hingga 20%.
Sementara itu, Intelligent Paging disebut dapat mengoptimalkan beban jaringan radio access network (RAN) lebih dari 10%, sehingga kapasitas jaringan bisa dialokasikan secara lebih efisien.
Otomatisasi Operasional dan Efisiensi Biaya
Dalam sisi operasional, XLSMART memanfaatkan AIOps untuk otomatisasi operasi dan pemeliharaan (O&M). Pendekatan ini diklaim mampu menurunkan kebutuhan sumber daya manusia sekaligus menekan biaya operasional jaringan.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menyatakan bahwa inovasi jaringan inti cerdas dan perluasan Ultra 5G+ merupakan bagian dari integrasi pasca-merger. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar layanan data nasional.
“Fokus utama perusahaan adalah konsistensi pengalaman pelanggan, bukan sekadar capaian kecepatan puncak di uji lab. Inovasi ini merupakan bagian dari integrasi pasca-merger untuk mewujudkan visi perusahaan menjadi perusahaan yang paling dicintai pelanggan melalui kualitas layanan yang unggul,” kata Merza.
Selain itu, penghematan energi di jaringan 5G menjadi agenda penting, mengingat konsumsi data yang melonjak dan tekanan biaya spektrum serta investasi infrastruktur yang signifikan.
Green 5G Core dan Dampak Lingkungan
Pendekatan Green 5G Core tidak hanya menekankan efisiensi energi, tetapi juga menurunkan jejak karbon perusahaan. Optimalisasi pemakaian listrik di site dan pusat data diharapkan membuka ruang bagi penurunan biaya operasional jangka panjang.
Langkah ini juga selaras dengan tren global di industri telekomunikasi, di mana operator dituntut menerapkan teknologi ramah lingkungan sekaligus menjaga kualitas layanan.
Dengan energi lebih hemat, XLSMART dapat menyeimbangkan pertumbuhan kapasitas jaringan dengan keberlanjutan lingkungan, sekaligus memberikan keuntungan biaya operasional yang lebih rendah bagi perusahaan.
Layanan 5G Untuk Berbagai Segmen
Jaringan 5G XLSMART dirancang untuk melayani beragam segmen, mulai pelanggan ritel XL, AXIS, Smartfren, hingga kebutuhan korporasi dan sektor industri. Dengan kapasitas besar dan latensi rendah, jaringan ini mendukung berbagai use case, antara lain otomasi industri, smart city, layanan berbasis sensor, pariwisata digital, serta ekonomi kreatif berbasis konten berbandwidth tinggi.
Implementasi ini menempatkan XLSMART sebagai pemain strategis dalam ekosistem digital Indonesia. Selain mengakomodasi pertumbuhan pengguna ritel, jaringan ini mampu menjawab kebutuhan industri yang menuntut konektivitas stabil, cepat, dan andal.
Pengakuan Internasional dan Tantangan Ke Depan
Keberhasilan teknologi ini mendapat pengakuan internasional. Dalam Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, Global TD-LTE Initiative (GTI) menganugerahkan kategori “Innovative Technology Breakthrough Award” untuk implementasi 5G-A Intelligent Core Network. Sementara itu, Ookla menobatkan XL Ultra 5G+ sebagai “Fastest 5G Network in Indonesia” untuk periode paruh kedua 2025 dengan speed score 45,85, mengungguli operator lain.
Merza Fachys menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi penanda bahwa arah teknologi yang dipilih sudah tepat. “Penghargaan internasional ini bagi kami lebih sebagai penanda bahwa arah teknologi yang kami pilih tepat, sekaligus tantangan untuk terus menjaga kualitas layanan di lapangan,” ujar Merza.
Dengan dukungan core cerdas, Green 5G, dan otomatisasi operasi, XLSMART memposisikan diri sebagai operator yang tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga efisiensi energi, kestabilan jaringan, dan layanan yang konsisten bagi pelanggan.
Implementasi 5G-A menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan kapasitas infrastruktur menghadapi pertumbuhan data yang semakin eksponensial di masa depan.
XLSMART mempercepat transformasi jaringan 5G melalui implementasi 5G-Advanced Intelligent Core Network. Teknologi ini membawa efisiensi energi hingga 20%, mengoptimalkan beban RAN lebih dari 10%, serta menurunkan biaya operasional melalui otomatisasi AIOps.
Fokus perusahaan tetap pada pengalaman pelanggan yang konsisten, sambil mempersiapkan jaringan untuk beragam use case industri. Pengakuan internasional menegaskan arah inovasi yang tepat, sekaligus menegaskan posisi XLSMART sebagai pemain utama dalam ekosistem 5G Indonesia.