JAKARTA - Di kawasan wisata kebun anggur yang terletak di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, kini pengunjung tidak hanya bisa menikmati pemandangan hijau serta buah anggur segar, tetapi juga merasakan sensasi kuliner yang tak biasa berupa kopi anggur dan keripik daun anggur yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta kuliner lokal dan wisatawan.
Kreativitas dari Buah Anggur di Kebun Wisata
Kebun anggur yang dikenal dengan beragam varietas tanaman anggurnya dimanfaatkan lebih jauh oleh pengelola untuk menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda. Selama ini, daun anggur yang biasanya dipangkas dan dibuang dianggap sebagai limbah. Namun di tempat ini, daun anggur justru diolah menjadi camilan unik yang renyah dan menggugah selera.
Proses pembuatan keripik daun anggur dimulai dengan pemilihan daun anggur yang tak sembarang varietasnya bisa dipakai. Setelah dipetik dan dicuci bersih, daun tersebut dicelupkan ke dalam adonan tepung lalu digoreng hingga bertekstur garing seperti keripik sayur. Teknik pengolahan yang sederhana ini ternyata menghasilkan cita rasa yang khas sehingga menjadi salah satu makanan ringan favorit pengunjung di lokasi wisata tersebut.
Menggabungkan Kopi dan Anggur dalam Satu Sajian
Tak kalah menarik dari keripik daun anggur adalah kopi anggur yang menjadi minuman unggulan di kebun anggur tersebut. Alih-alih menggunakan sirup atau bahan campuran buatan, pengelola justru memanfaatkan buah anggur segar yang diambil langsung dari kebun. Buah anggur ini dihaluskan kemudian dicampurkan dengan espresso dan soda sesuai takaran tertentu untuk menciptakan minuman yang segar dan berbeda dari kopi pada umumnya.
Ada dua pilihan kopi anggur yang dapat dinikmati, yakni es kopi anggur dan kopi anggur panas, yang masing-masing menawarkan sensasi rasa segar dengan sentuhan aroma buah anggur yang khas. Perpaduan kopi berkualitas Malang dan anggur segar ini memberi pengalaman baru sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat kopi dan pengunjung wisata.
Respon Pengunjung terhadap Menu Unik Ini
Beberapa pengunjung yang mencoba kedua kuliner tersebut memberikan tanggapan positif. Menurut salah seorang wisatawan yang datang, keripik daun anggur terasa unik dengan cita rasa yang tidak biasa dibandingkan keripik sayur lain, sementara kopi anggurnya memiliki kesegaran tersendiri yang membuatnya layak dicoba saat berkunjung ke tempat tersebut.
Wisatawan lainnya menyebut bahwa menemukan menu seperti ini di tengah kebun anggur memberikan pengalaman kuliner yang menyenangkan sekaligus edukatif. Tidak hanya bisa memetik buah anggur sendiri, para pengunjung juga bisa belajar bagaimana bahan alam sederhana bisa diolah menjadi makanan dan minuman inovatif yang menyenangkan untuk dicicipi.
Harga dan Opsi Oleh-Oleh
Untuk harganya, inovasi kuliner ini tetap ramah di kantong. Segelas kopi anggur dijual dengan harga sekitar Rp28.000, sementara keripik daun anggur dihargai sekitar Rp14.000. Selain dinikmati di tempat, keripik daun anggur ini juga tersedia dalam kemasan untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas dari kebun anggur tersebut.
Ke depan, pengelola berharap kreasi kuliner semacam ini dapat semakin dikenal luas dan mendorong wisata kuliner di Malang lebih beragam. Menyatukan unsur pertanian lokal dengan kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal diyakini mampu menciptakan nilai tambah sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan yang datang.