JAKARTA — Pendaftaran film nasional untuk mewakili Indonesia pada kategori "International Feature Film Award" di ajang Academy Awards ke-99 resmi dibuka oleh Komite Seleksi Oscar Indonesia dengan batas akhir penyerahan berkas pada Senin (31/8) pukul 17.00 WIB.
Pengelolaan proses seleksi tersebut berada di bawah wewenang Komite Seleksi Oscar Indonesia (The Indonesian Oscar Selection Committee – IOSC) yang bernaung di bawah Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI).
Berdasarkan siaran pers perwakilan PPFI yang dikonfirmasi di Jakarta pada Sabtu, regulasi pendaftaran mengharuskan film telah tayang perdana di bioskop komersial Indonesia selama minimal tujuh hari berturut-turut pada rentang waktu 1 Oktober 2025 sampai 30 September 2026.
Di samping itu, penayangan film wajib diiringi dengan kegiatan promosi serta distribusi yang selaras dengan praktik lazim dalam industri perfilman.
Segala informasi lanjutan mengenai pendaftaran dapat dikunjungi lewat situs resmi theiosc.id, sementara panduan terkait aturan kelayakan serta regulasi teknis internasional dapat dipelajari secara langsung melalui laman oscars.org.
Pelaksanaan malam puncak penganugerahan Oscar ke-99 sendiri dijadwalkan bakal digelar pada 14 Maret 2027 bertempat di Dolby Theatre, Hollywood.
Kategori "International Feature Film Award" yang sebelumnya dikenal sebagai "Best Foreign Language Film" merupakan bentuk apresiasi khusus yang diberikan bagi karya film cerita panjang dengan proses produksi yang bertempat di luar wilayah Amerika Serikat.
Merujuk pada laman oscars.org, kriteria kelayakan utama dalam kategori tersebut mewajibkan film mempunyai durasi putar melebihi 40 menit, baik yang berformat fiksi, animasi, maupun dokumenter.
Tidak hanya itu, aspek kebahasaan (linguistik) juga menetapkan syarat agar porsi dialog di dalam film menggunakan bahasa selain bahasa Inggris dengan persentase lebih dari 50 persen.
Penerapan sistem kompetisi pada kategori ini memakai mekanisme representasi kolektif, yang mana setiap komite seleksi resmi dari masing-masing negara hanya diberikan izin untuk mengirimkan satu film perwakilan terbaiknya dalam kurun waktu satu tahun.