Lippo Karawaci Kantongi Laba Bersih Rp385,44 Miliar pada Semester I

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:05:31 WIB
PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatatkan laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sejumlah Rp 385,44 miliar sepanjang semester pertama tahun 2026. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatatkan laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sejumlah Rp 385,44 miliar sepanjang semester pertama tahun 2026. Nilai tersebut melonjak hingga 179,6 persen jika dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 137,90 miliar.

Lonjakan laba yang menjadi hak pemegang saham induk itu ditopang oleh perbaikan kinerja operasional perseroan. Tercatat, LPKR mengantongi laba usaha senilai Rp 417,65 miliar, naik dari capaian pada semester I-2025 yang sebesar Rp 258,78 miliar.

Merujuk pada laporan laba rugi serta penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim Lippo Karawaci per 30 Juni 2026, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 3,61 triliun atau mengalami penurunan 12,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,12 triliun. 

Sesudah dikurangi beban pajak final senilai Rp 75,43 miliar, pendapatan neto perseroan berada di kisaran Rp 3,53 triliun, turun dari Rp 4,03 triliun pada semester I-2025.

Kendati pendapatan mengalami penurunan, pihak perseroan turut berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp 2,00 triliun dari sebelumnya Rp 2,63 triliun. Situasi ini mendorong peningkatan laba bruto ke level Rp 1,53 triliun, lebih tinggi dibandingkan Rp 1,40 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ditinjau dari sektor operasional, beban usaha terkoreksi menjadi Rp 1,10 triliun dari Rp 1,09 triliun, sementara penghasilan lain tercatat sebesar Rp 59,68 miliar dan beban lain menyusut ke angka Rp 75,58 miliar dari sebelumnya Rp 117,13 miliar. 

Dengan demikian, laba usaha mengalami kenaikan signifikan menuju level Rp 417,65 miliar, berbanding Rp 258,78 miliar pada semester I-2025.

Pada pos non-operasional, perolehan penghasilan keuangan tercatat sebesar Rp 96,90 miliar, menurun dari Rp 126,13 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, beban keuangan terpantau relatif stabil pada posisi Rp 403,35 miliar, dari sebelumnya Rp 409,20 miliar pada semester I-2025.

Perseroan juga mencatat bagian laba yang berasal dari entitas asosiasi sebesar Rp 372,16 miliar, meningkat dari Rp 274,17 miliar pada semester I-2025. 

Kontribusi tersebut turut mendongkrak laba sebelum pajak naik hingga menyentuh Rp 483,37 miliar, atau hampir dua kali lipat dibanding perolehan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 249,88 miliar.

Setelah dikurangi beban pajak penghasilan senilai Rp 40,25 miliar, Lippo Karawaci mengukuhkan laba periode berjalan sebesar Rp 443,12 miliar, melesat sekitar 118,9 persen dibandingkan semester I-2025 yang tercatat sebesar Rp 202,46 miliar. 

Dari total laba tersebut, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 385,44 miliar. Sementara itu, laba yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali adalah Rp 57,68 miliar, turun dari Rp 64,56 miliar.

Peningkatan laba ini turut tecermin pada laba per saham dasar yang terkerek naik menjadi Rp 5,44 per saham, dibandingkan Rp 1,95 per saham pada semester I-2025.

Dari segi penghasilan komprehensif, perseroan membukukan rugi penghasilan komprehensif lain sejumlah Rp 126,10 miliar, berbalik dari catatan penghasilan komprehensif lain sebesar Rp 178,52 miliar pada semester I-2025. 

Perubahan itu dipengaruhi antara lain oleh kerugian dari perubahan nilai wajar aset keuangan melalui penghasilan komprehensif lain (FVTOCI), rugi penjabaran laporan keuangan, serta penurunan bagian penghasilan komprehensif dari entitas asosiasi.

Alhasil, jumlah penghasilan komprehensif periode berjalan tercatat sebesar Rp 317,02 miliar, mengalami penurunan apabila dibandingkan Rp 380,98 miliar pada semester I-2025. Dari total jumlah tersebut, sebanyak Rp 299,92 miliar diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan Rp 17,09 miliar kepada kepentingan nonpengendali.

Tags

Terkini

Barcelona Tunggu Tawaran PSG untuk Torres, Incar Rp 1 T

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:39:32 WIB

Xabi Alonso Lupakan Masa Lalu, Fokus Latih Chelsea

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:36:31 WIB

Jadwal MotoGP Inggris 2026 dan Klasemen Terbaru Pekan Ini

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:34:32 WIB

Waspadai 7 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis dan Biayanya

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30:02 WIB

Persib Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:28:31 WIB