Tinju, Anggar, dan Tenis Meja ke Asian Games 2026 Mandiri

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:13:01 WIB
Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia). (Foto: NET)

JAKARTA — Cabang olahraga tinju, anggar, serta tenis meja dipastikan berpartisipasi dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 lewat mekanisme pembiayaan swadaya dari pihak federasi beserta sokongan mitra terkait, sebagaimana disampaikan oleh Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia).

Meskipun demikian, ketiga cabang olahraga tersebut bakal tetap mendapatkan fasilitas pelayanan serta sokongan kontingen yang setara layaknya cabang olahraga yang memperoleh alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tidak ada perbedaan antara cabang olahraga yang didukung melalui APBN maupun yang berangkat secara mandiri,” ujar Okto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

“Ketika mereka resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk Indonesia. Skema pendanaan boleh berbeda, tetapi target prestasi tetap sama," kata Okto.

Lebih lanjut, Okto menjelaskan bahwa keberangkatan via skema swadaya ini mencerminkan wujud nyata komitmen serta semangat gotong royong dari pihak federasi demi memastikan para atlet tetap bisa berlaga di ajang kompetisi olahraga tingkat Asia.

Walaupun mengandalkan sumber dana yang berlainan, para atlet dari cabang tinju, anggar, dan tenis meja tetap harus melewati tahapan evaluasi yang seragam, yang mencakup aspek kesiapan, potensi pencapaian prestasi, hingga keperluan operasional sepanjang perhelatan Asian Games berlangsung.

"NOC Indonesia memastikan seluruh atlet yang tergabung dalam Tim Indonesia memperoleh pelayanan, koordinasi, dan dukungan kontingen yang sama selama mengikuti Asian Games. Yang kami nilai bukan dari sumber pembiayaannya, melainkan kesiapan mereka untuk bersaing dan mengharumkan nama bangsa,” ujar Okto.

Menanggapi hal tersebut, Erick Thohir selaku Menteri Pemuda dan Olahraga turut memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran federasi serta para mitra yang telah turut serta membiayai pemberangkatan ketiga cabang olahraga tersebut.

“Ini adalah bukti semangat kolaborasi, yang menunjukkan bahwa membangun prestasi olahraga adalah tanggung jawab bersama,” kata Erick.

Di samping itu, ia menegaskan bahwasanya seluruh atlet tetap memikul beban tanggung jawab yang seragam manakala mengenakan lambang Garuda di dada, tanpa memandang dari mana sumber pendanaan keberangkatan mereka berasal.

“Saya berharap seluruh kontingen dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Merah Putih,” ujar Erick.

Sebagai informasi tambahan, pihak NOC Indonesia telah resmi menetapkan sebanyak 432 atlet yang berasal dari 35 cabang olahraga guna diterjunkan dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya di Jepang, yang dijadwalkan bergulir mulai 19 September sampai dengan 4 Oktober.

Selain ratusan atlet tersebut, kontingen Indonesia juga akan diperkuat oleh 148 orang pelatih serta ofisial, di samping 32 personel yang tergabung dalam tim Chef de Mission.

Terkini

Nindya Karya Kebut Proyek Garam Nasional Di Rote Ndao

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:48:31 WIB

Belanja Pemerintah Jadi Penopang Ekonomi Kuartal II-2026

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:47:01 WIB

OJK Dorong Transformasi Digital Industri Dana Pensiun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:45:31 WIB

Panduan Lengkap Beli Tiket GIIAS 2026 Online

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:44:01 WIB