Airbus A380 Emirates Mendarat Perdana di Soetta untuk Tur Chelsea

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:29:02 WIB
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyatakan kesiapannya dalam menyambut kedatangan perdana pesawat komersial raksasa jenis Airbus A380-800 milik maskapai internasional Emirates. (Fo

JAKARTA — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyatakan kesiapannya dalam menyambut kedatangan perdana pesawat komersial raksasa jenis Airbus A380-800 milik maskapai internasional Emirates.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim menjelaskan bahwa Bandara Soekarno-Hatta hanya melayani pendaratan pesawat berbadan lebar ini secara khusus pada 8 Agustus 2026 dan tidak masuk dalam rute penerbangan reguler selanjutnya.

“Penerbangan tersebut hanya untuk kebutuhan khusus dalam mendukung suatu kegiatan bertaraf internasional, yakni Tur Pramusim agenda pertandingan antara klub sepakbola Chelsea Vs AC Milan yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Sabtu (1/8/2026).

Berdasarkan jadwal, pesawat bernomor penerbangan EK358 rute Dubai (DXB) menuju Jakarta (CGK) dijadwalkan tiba di Soekarno-Hatta pada tanggal 8 Agustus 2026 pukul 22.25 WIB. Selanjutnya, pesawat ini dijadwalkan bertolak kembali ke Dubai dengan nomor penerbangan EK359 pada 9 Agustus 2026 pukul 00.45 WIB.

Kehadiran Airbus A380-800, yang dikenal sebagai pesawat komersial terbesar di dunia berkonfigurasi dua dek penuh (full double deck) dengan bentang sayap selebar 79,75 meter dan panjang 72,7 meter serta kapasitas lebih dari 600 penumpang, menjadi momen penting. 

Peristiwa ini memperkuat konektivitas internasional Indonesia sekaligus membuktikan kesiapan fasilitas Bandara Soekarno-Hatta dalam melayani pesawat dengan kategori ICAO Aerodrome Reference Code 4F (Code F).

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi menambahkan bahwa koordinasi intensif telah dijalankan bersama pihak regulator, maskapai, dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

"Kami telah memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari kesiapan infrastruktur sisi udara dan sisi darat, prosedur pelayanan hingga koordinasi bersama regulator, AirNav Indonesia, ground handling, serta seluruh stakeholder terkait berjalan optimal,” ujarnya.

Sebagai bandara tersibuk di tanah air, Bandara Soekarno-Hatta didukung oleh tiga landasan pacu. Dua di antaranya, yakni runway berukuran 3.660 meter x 60 meter serta 3.600 meter x 60 meter, telah mengantongi spesifikasi untuk melayani kategori pesawat Code F. 

Infrastruktur ini turut disokong oleh jaringan parallel taxiway, apron, hingga fasilitas terminal yang memadai.

Pada penerbangan perdananya ini, Airbus A380-800 Emirates akan diarahkan menuju Contact Stand G26 di Terminal 3 yang telah dirancang khusus untuk melayani pesawat Code F. 

Selain itu, kesiapan operasional ini diperkuat dengan penyediaan peralatan ground support equipment (GSE) khusus, mulai dari aircraft towing tractor, high lift loader, belt conveyor loader, hingga container dan pallet dollies, demi menjamin kelancaran seluruh proses pelayanan pesawat.

Terkini

Kaki Sering Kram saat Tidur? Ini Penyebab dan Solusinya

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:57:02 WIB

Tips Mudah Usir Bau Tak Sedap di Kulkas Pakai Bahan Dapur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:52:31 WIB

Efisiensi Biaya Kerek Laba Grup Saratoga MPMX 23%

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:47:31 WIB

Pendapatan dan Laba Tol META Tumbuh Positif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:38:01 WIB