Peringatan HLN Ke 80 PLN UIP Nusra Diwarnai Dengan Semangat Mengalirkan Kebaikan Dan Harapan Bagi Warga Melalui Beragam Program Sosial Inspiratif

Senin, 03 November 2025 | 11:02:07 WIB

JAKARTA - Dalam momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menegaskan komitmennya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (Papha) dan Pemerintah Desa Nubahaeraka, PLN UIP Nusra menuntaskan Program Perbaikan dan Pemeliharaan Jaringan Air Bersih di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Program ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah tersebut. Melalui sinergi antara PLN Peduli, Yayasan Papha, dan pemerintah desa, jaringan air bersih kini mengalir hingga ke rumah-rumah warga yang sebelumnya bergantung pada sumber air terbatas dan jauh dari permukiman.

Bantuan yang diberikan mencakup perbaikan pipa sepanjang tiga kilometer serta pembersihan saluran menuju bak penampungan utama. Dengan tambahan tersebut, total jaringan air kini mencapai lima kilometer dan telah memberikan manfaat langsung bagi 151 kepala keluarga di Desa Nubahaeraka.

Dari Keterbatasan Menuju Kemandirian Air Bersih

Sebelum adanya program ini, warga Nubahaeraka hidup dalam keterbatasan air bersih yang cukup memprihatinkan. Banyak warga harus berjalan kaki sejauh satu hingga tiga kilometer setiap hari hanya untuk mendapatkan air minum dan air untuk memasak. Pepatah lokal bahkan sempat berkembang di kalangan masyarakat, bahwa air bersih di Nubahaeraka hanyalah mimpi, “ibarat kucing bertanduk”.

Kepala Desa Nubahaeraka, Vinsensius Nuba, mengungkapkan rasa syukur atas perubahan besar yang kini dirasakan oleh seluruh warga. Menurutnya, program dari PLN UIP Nusra bukan sekadar bantuan teknis, tetapi juga bentuk perhatian terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

“Sampai kucing bertanduk, siapapun pemimpinnya air tidak akan masuk ke desa. Tetapi dengan bantuan ini, saya yakin apa yang dulu terasa mustahil kini menjadi kenyataan,” ujar Vinsensius dengan mata berkaca-kaca.

Ia menambahkan, kondisi masyarakat kini jauh lebih baik. Warga tidak lagi harus mengorbankan waktu berjam-jam hanya untuk mengambil air. “Dengan adanya bantuan ini, kesejahteraan masyarakat pasti meningkat, terutama di bidang kesehatan dan produktivitas,” ucapnya.

Peran PLN UIP Nusra Dalam Peningkatan Kualitas Hidup

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menjelaskan bahwa program air bersih ini merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Fokus program diarahkan untuk mendukung masyarakat di sekitar wilayah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei. Menurutnya, pembangunan infrastruktur energi harus berjalan seimbang dengan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Kami berharap hadirnya akses air bersih ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Nubahaeraka. Air adalah sumber kehidupan, dan dengan adanya fasilitas ini, kami ingin warga menjadi lebih sehat, produktif, dan mandiri,” ujar Rizki.

Ia juga menegaskan, PLN UIP Nusra akan terus menjaga keseimbangan antara penyediaan energi bersih dengan kontribusi sosial yang berkelanjutan. Program seperti ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat, bukan hanya melalui listrik, tetapi juga melalui akses sumber daya penting lainnya.

Apresiasi Dari Pemerintah Dan Tokoh Masyarakat

Keberhasilan program ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, termasuk dari jajaran Pemerintah Kabupaten Lembata. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Fransiskus Xaverius B.N., mengungkapkan rasa bangganya atas kepedulian PLN UIP Nusra terhadap masyarakat pedesaan.

“PLN bukan hanya menerangi negeri, tetapi juga memberikan kehidupan baru bagi warga melalui air bersih. Ini bukti bahwa kehadiran negara dirasakan sampai ke pelosok,” kata Fransiskus.

Tokoh masyarakat, Andreas Luon, juga menuturkan bagaimana perubahan nyata kini dirasakan oleh warga setelah bertahun-tahun hidup dengan kesulitan air bersih.
“Selama ini kami hanya bisa menunggu dan berharap. Sekarang air sudah mengalir ke rumah-rumah kami. Rasanya seperti hidup kami dimulai kembali,” ungkap Andreas dengan penuh haru.

Bagi warga seperti Martah Ingi Witin, kehadiran air bersih di desa mereka merupakan keajaiban. Ia bercerita bahwa sebelumnya mereka harus menyisihkan sebagian penghasilan untuk membeli air demi kebutuhan sehari-hari. “Sekarang kami tidak perlu membeli lagi. Rasanya seperti mimpi, air mengalir di lingkungan kami sendiri,” ujarnya sambil tersenyum bahagia.

Menjaga Harapan Dan Keberlanjutan Program

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi simbol pencapaian teknis, tetapi juga bukti kuat bahwa kolaborasi dapat menciptakan perubahan nyata. Kepala Desa Nubahaeraka mengajak seluruh warganya untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami akan menjaga fasilitas ini sebaik mungkin. Nubahaeraka seratus persen untuk PLTP Atadei,” tegas Vinsensius.

Program PLN UIP Nusra di Desa Nubahaeraka menjadi contoh nyata bahwa kegiatan sosial dan pembangunan energi dapat berjalan beriringan. PLN UIP Nusra tidak hanya menghadirkan listrik yang menerangi, tetapi juga mengalirkan air yang memberi kehidupan.

Kini, warga Desa Nubahaeraka memiliki sumber air bersih yang mudah diakses. Di tengah peringatan HLN ke 80, kisah ini menjadi bukti bahwa semangat energi tidak hanya terpancar melalui jaringan listrik, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menyalakan harapan masyarakat di pelosok negeri.

Terkini