PLN UIP Nusra Rayakan HLN Ke 80 Dengan Memberikan Bantuan Pendidikan Kepada Anak Masyarakat Sekitar Proyek Energi

Kamis, 30 Oktober 2025 | 13:03:04 WIB

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menunjukkan komitmen nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial berbasis kebutuhan dasar. Bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (Papha) dan Pemerintah Desa Nubahaeraka, PLN UIP Nusra menyelesaikan proyek perbaikan serta pemeliharaan jaringan air bersih di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Program ini tidak hanya sekadar simbol perayaan HLN, tetapi juga bukti kehadiran PLN di tengah masyarakat pelosok. Melalui upaya bersama, jaringan pipa air bersih diperbaiki sepanjang tiga kilometer dan dibersihkan hingga bak penampungan utama. Kini, total panjang jaringan mencapai lima kilometer, memberikan akses air bersih kepada 151 kepala keluarga yang selama ini hidup dengan keterbatasan air bersih.

Dari Harapan Menjadi Kenyataan, Air Bersih Kini Mengalir di Nubahaeraka

Kondisi Desa Nubahaeraka selama bertahun-tahun menjadi cerminan sulitnya akses air bersih di wilayah terpencil. Masyarakat hidup dengan pepatah lokal yang menggambarkan pesimisme terhadap ketersediaan air, yakni “air bersih di Nubahaeraka ibarat kucing bertanduk”. Namun, berkat sinergi PLN UIP Nusra dan pihak-pihak terkait melalui program PLN Peduli, keyakinan itu akhirnya berubah.

Kini, air bersih benar-benar mengalir di setiap rumah warga. Kepala Desa Nubahaeraka, Vinsensius Nuba, mengungkapkan rasa syukur atas perubahan besar ini. “Dulu, kami berkata sampai kucing bertanduk pun air tidak akan masuk desa, tetapi sekarang kami membuktikan bahwa hal yang mustahil bisa jadi nyata,” tuturnya.

Sebelum bantuan datang, warga harus berjalan kaki hingga tiga kilometer untuk mendapatkan air minum dan air masak. Kini, mereka bisa menikmati air bersih di lingkungan rumah sendiri, membawa harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat.

Dampak Sosial dan Ekonomi dari Akses Air Bersih untuk Warga Nubahaeraka

Keberadaan air bersih membawa perubahan signifikan bagi kehidupan warga. Kesehatan masyarakat mulai meningkat karena air yang dikonsumsi lebih higienis. Warga juga menjadi lebih produktif karena tidak lagi menghabiskan waktu dan tenaga untuk mencari air. Kepala Desa Vinsensius menilai bahwa dampak sosial dari program ini akan terasa dalam jangka panjang.

“Dengan adanya bantuan ini, kesejahteraan masyarakat terutama dalam bidang kesehatan pasti meningkat. Kami berterima kasih kepada PLN UIP Nusra dan Yayasan Papha yang telah memberi perhatian kepada desa kami,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Andreas Luon menambahkan bahwa selama ini warga hidup dalam kesabaran menanti air bersih. Kini, air yang mengalir menjadi simbol kehidupan baru bagi mereka. “Jika air minum bersih terpenuhi, maka banyak masalah sosial dapat teratasi. Sebagian kesejahteraan kami telah terwujud,” katanya.

Suara Haru dari Warga, Bukti Nyata Perubahan yang Dirasakan Langsung

Kehadiran air bersih di Nubahaeraka bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang harapan dan kebahagiaan yang kembali tumbuh. Martah Ingi Witin, salah satu warga, menceritakan bagaimana keluarganya dahulu harus membeli air bersih dari luar desa dengan biaya yang tidak sedikit.

“Dulu kami harus menyisihkan penghasilan harian hanya untuk membeli air. Sekarang air mengalir di rumah kami sendiri, rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan,” ucap Martah haru.

Program ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab warga untuk menjaga fasilitas yang ada. Vinsensius mengimbau seluruh warga agar ikut merawat jaringan air dan mendukung langkah PLN dalam menghadirkan energi bersih di Lembata. “Nubahaeraka seratus persen untuk PLTP Atadei,” ujarnya penuh semangat, menegaskan dukungan masyarakat terhadap pembangunan energi berkelanjutan.

PLN UIP Nusra Terus Berkomitmen Hadirkan Manfaat Sosial di Wilayah Pembangunan Energi

Capaian program ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, termasuk dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Fransiskus Xaverius B.N. Ia menilai langkah PLN UIP Nusra sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. “PLN tidak hanya menerangi negeri, tetapi juga memastikan kesejahteraan rakyat melalui akses air bersih. Ini contoh nyata BUMN yang bekerja dengan hati,” ujar Fransiskus.

General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Fokus utamanya adalah masyarakat yang berada di sekitar wilayah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei.

“Kami ingin keberadaan PLN membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar proyek. Melalui akses air bersih ini, kami berharap warga bisa hidup lebih sehat, produktif, dan mandiri. PLN akan terus berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan energi dan kesejahteraan sosial,” ungkap Rizki.

Program air bersih Nubahaeraka menjadi wujud konkret bahwa PLN UIP Nusra tidak hanya berperan dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat Nusa Tenggara Timur secara menyeluruh.

Terkini