Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini 3 Februari 2026 Untuk Investor

Selasa, 03 Februari 2026 | 09:23:29 WIB
Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini 3 Februari 2026 Untuk Investor

JAKARTA - Tekanan pasar saham kembali terasa di awal pekan perdagangan Februari 2026.

 Setelah mencatatkan pelemahan signifikan pada penutupan sebelumnya, pelaku pasar kini mencermati peluang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk perdagangan hari ini, Selasa, 3 Januari 2026. Dinamika global dan sentimen domestik menjadi faktor utama yang menentukan arah pasar.

Penurunan IHSG pada perdagangan Senin menjadi sinyal kehati-hatian bagi investor, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas dan upaya regulator dalam menjaga kepercayaan investor global. Dengan kondisi tersebut, rekomendasi saham dari sejumlah sekuritas menjadi referensi penting untuk menentukan strategi investasi jangka pendek.

IHSG Ditutup Melemah pada Perdagangan Senin

 IHSG ditutup di level 7.922,73. Indeks mengalami koreksi tajam sebesar 4,88% dibandingkan penutupan akhir pekan lalu. Pelemahan ini mencerminkan tekanan jual yang cukup besar di hampir seluruh sektor.

“Sentimen negatif berasal dari koreksi harga komoditas yang selama ini menjadi penopang penguatan IHSG. Investor juga masih menunggu perkembangan dari upaya otoritas yang melakukan pertemuan dengan MSCI dalam rangka mengembalikan kepercayaan investor global dan membahas reformasi transparansi pasar modal Indonesia,” tulis riset Phintraco Sekuritas.

Tekanan dari pasar komoditas dinilai menjadi faktor dominan yang memicu aksi jual, mengingat saham-saham berbasis sumber daya alam sebelumnya menjadi motor penguatan IHSG.

Analisis Teknikal Phintraco Sekuritas

Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas melihat secara teknikal terjadi pelebaran histogram negatif pada indikator MACD. Kondisi ini mengindikasikan adanya pola distribusi yang masih berlanjut di pasar.

Stochastic RSI berada di area oversold, namun belum menunjukkan adanya sinyal pembalikan arah atau reversal. Artinya, meskipun IHSG sudah berada di area jenuh jual, potensi tekanan lanjutan masih terbuka.

“IHSG masih bertahan di atas level MA-200 di sekitar 7.786. Selama IHSG masih berada di bawah level 8000, maka diperkirakan masih berpotensi menguji level 7.786,” sebut riset tersebut.

Dengan kondisi ini, Phintraco menilai pergerakan IHSG masih cenderung fluktuatif dengan risiko koreksi lanjutan apabila tidak mampu menembus level psikologis 8.000.

Rekomendasi Saham Phintraco Sekuritas

Dalam kondisi pasar yang masih dibayangi tekanan, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai layak dicermati pada perdagangan hari ini. Saham-saham pilihan tersebut adalah:

AADI

MYOR

ICBP

INDF

JSMR

Rekomendasi ini mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental di tengah kondisi pasar yang masih belum stabil.

Pandangan CGS International Sekuritas Indonesia

Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia melihat adanya peluang sentimen positif yang dapat menopang pergerakan IHSG hari ini. Sentimen tersebut berasal dari menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street, kenaikan harga batu bara, serta hasil pertemuan antara otoritas Indonesia dengan MSCI yang dinilai cukup baik.

Meski demikian, CGS tetap memprediksi pergerakan IHSG akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah. IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran support 7.700–7.480 dan resistance 8.145–8.370.

Dengan proyeksi tersebut, investor disarankan untuk tetap selektif dalam memilih saham dan memperhatikan level support serta resistance sebagai acuan transaksi.

Saham Rekomendasi CGS International Sekuritas

CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham-saham berikut untuk dicermati pada perdagangan hari ini:

UNVR

PTBA

JSMR

AADI

SMGR

PGAS

Saham-saham tersebut dinilai memiliki potensi teknikal dan sentimen yang relatif lebih baik dibandingkan saham lainnya dalam jangka pendek.

Pandangan Panin Sekuritas Terhadap IHSG

Adapun Panin Sekuritas memandang IHSG pada perdagangan kemarin menghadapi uji support penting di level 8.000. Jika level tersebut ditembus, maka terdapat peluang pelemahan lanjutan menuju area support berikutnya di rentang 7.355–7.450.

“Resisten terdekat berada di MA-5 yaitu 8.300. Disusul MA-50 dan MA-20 di kisaran 8.630–8.670,” demikian riset Panin Sekuritas.

Dengan struktur teknikal tersebut, Panin Sekuritas menilai pasar masih berada dalam fase rawan koreksi, sehingga manajemen risiko menjadi hal utama bagi investor.

Top Picks Panin Sekuritas Hari Ini

Sebagai strategi menghadapi kondisi pasar yang masih bergejolak, Panin Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham unggulan atau top picks untuk perdagangan hari ini, yaitu:

HRTA

PSAB

BTPS

Saham-saham tersebut dipilih dengan mempertimbangkan peluang teknikal dan potensi pergerakan harga dalam jangka pendek.

Terkini